Tim Coredigi Solutions 12 Oct 2026

SHARE

Sebelum Beli Produkmu, Customer Lewat 5 Tahap Ini (Kamu Sudah Siapkan yang Mana?)

AISAS Model

Mau produk atau jasa kamu ditemukan dan dibeli customer? Tentunya kita udah gak bisa pakai marketing zaman dulu lagi yang menggunakan iklan konvensional seperti pasang billboard dan bagi-bagi brosur di jalan.

Karena di zaman sekarang pada saat artikel ini ditulis di tahun 2026, hampir semua orang di dunia mulai dari anak kecil sampai orang dewasa semuanya punya dan pakai handphone di kegiatan sehari hari mereka. Termasuk pada saat menyetir mobil kebanyakan orang bahkan sambil mendengarkan musik atau podcast sehingga fokus mereka terhadap iklan billboard di jalan jadi berkurang.

Jadi journey bagaimana customer dari menemukan produk, mempertimbangkan, sampai akhirnya jadi pelanggan di zaman sekarang itu sudah berbeda dengan zaman dulu.

Berikut penulis akan bahas sebuah model bernama AISAS: 5 tahapan yang merepresentasikan bagaimana journey customer di era sekarang menemukan produk atau jasa, sampai akhirnya jadi pelanggan di media digital.

Apa itu Model AISAS?

AISAS adalah singkatan dari 5 kata yaitu: Attention, Interest, Search, Action, dan Share.

Melansir dari Bina Nusantara Business School, model ini pertama kali digagas oleh salah satu agensi periklanan terkemuka di Jepang bernama Dentsu Inc. Model ini dirancang untuk merespons perubahan pola perilaku konsumen di era digital seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan internet.

Mari kita bedah satu per satu kelima komponen dari model AISAS ini.

Attention

Ini adalah fase dimana calon customer pertama kali mendengar dan melihat sebuah produk atau jasa. Di zaman dulu, sebelumnya adanya teknologi informasi yang berkembang pesat seperti sekarang, peran ini diambil oleh billboard yang terpasang di jalan.

Jadi saat pengendara lewat, mereka akan melihat sebuah iklan yang terpampang sangat besar di jalan dan akhirnya jadi tahu ada sebuah produk yang muncul dan mulai mengingatnya.

Tapi di era sekarang di zaman digital, perhatian orang terhadap billboard di jalan sudah semakin berkurang, dan cenderung lebih banyak di social media. Data menurut We Are Social di tahun 2026: jumlah pengguna social media di Indonesia ada sekitar 180 juta orang atau 62,9% dari jumlah penduduk Indonesia adalah pengguna social media.

Dan media sosial yang paling lama dibuka adalah WhatsApp di urutan pertama, Instagram di urutan kedua, dan Facebook di urutan ketiga. Maka dari itu, cara paling gampang untuk bisnis kamu mulai masuk ke dunia digital adalah dengan promosi lewat story WhatsApp.

Interest

Setelah melihat dan mendengar, di fase ini calon customer mulai tertarik dengan produk atau jasa kamu. Mereka mulai mencari tahu lebih dalam dan mulai mempertimbangkan untuk membeli.

Di titik ini mereka mulai mencari tahu. Mereka biasanya mulai mencari di Google dulu, setelah itu baru coba cek sosial media atau marketplace kalau ada tokonya.

Penulis sendiri melakukan ini: ketika penulis mendengar atau melihat sebuah brand baru, penulis coba search di Google apakah ada info yang bisa didapat untuk lebih tahu bisnisnya ini jualan apa dan apa manfaatnya untuk penulis sebelum akhirnya nanti membeli.

Maka dari itu, penulis di Coredigi Solutions membantu bisnis untuk optimasi kehadirannya di era digital ini termasuk di search engine seperti Google. Agar info yang disajikan relevan dengan bisnisnya, dan apa yang dijual sehingga terbangun kepercayaan antara customer terhadap brandnya di era social media ini.

Action

Setelah tahu dan percaya dengan produknya, mereka mulai membeli. Aksinya bisa berupa checkout di marketplace, atau menghubungi nomor WhatsApp di website.

Share

Kalau customer merasa produk atau jasanya berguna untuk dia, mereka akan secara sukarela merekomendasikan ini ke orang terdekatnya. Ini disebut juga marketing word of mouth (marketing mulut ke mulut), salah satu channel marketing low budget yang paling powerfull karena merupakan rekomendasi dari orang yang dikenal dan dipercaya.

Dan kita sebagai pemilik bisnis tidak perlu mengeluarkan uang iklan. Inilah pentingnya membuat produk yang bagus dan benar-benar bermanfaat untuk customer.

Kesimpulan

Customer tidak langsung membeli begitu melihat produk. Mereka melalui tahapan yang cukup panjang, mulai dari menangkap perhatian, tertarik, mencari informasi, mengambil tindakan, sampai akhirnya membagikan pengalaman mereka ke orang lain.

Jadi sebelum produkmu dibeli, pastikan bisnis kamu siap di setiap tahap itu. Dari brand awareness di social media, sampai website yang bisa menjawab kebutuhan calon customer saat mereka search di Google.

Ingin website yang bisa mendatangkan leads untuk bisnis Anda? Chat WhatsApp Coredigi Solutions di sini, kami bantu rekomendasikan paket yang sesuai kebutuhan Anda.

Tentang Penulis

Fajri Bagja P

Fajri Bagja P

Website Developer | Digital Marketer Specialize in SEO | Help business build their online presence and get leads from online

Artikel Terkait

Saatnya usaha Anda naik kelas

Bangun website yang meningkatkan kepercayaan bisnis kamu, tampil profesional di mata calon pelanggan, dan bekerja 24 jam untuk menghasilkan leads.

Konsultasikan kebutuhan bisnis kamu